Resi Pengiriman

Untuk informasi produk dan harga yang lebih lengkap silahkan kunjungi website kami yang baru, Visit: www.ayunantali.com Terima kasih.

Ekonomi

Aspek Ekonomi
Sektor pertanian Desa Tambakjati merupakan potensi terbesar sebagai roda perekonomian di Desa. Desa Tambakjati sendiri mempunyai beberapa kelompok tani dan kelompok-kelompok tani tersebut tergabung dalam sebuah Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN). Gapoktan ini berfungsi sebagai tempat untuk mendiskusikan permasalahan pada lahan masing-masing dan memanajamen pemasaran produksi mereka sehingga Gapoktan di Desa Tambakjati sangat mempunyai peranan yang penting.

1. Gapoktan Desa Tambakjati  
Gapok Tani
Gapoktan Desa Tambakjati merupakan gabungan kelompok tani yang berdiri sejak tahun 2008. Sebanyak 11 kelompok tani yang menjadi penangkar benih di Desa Tambakjati berada dibawah naungan Gapoktan. Kelompok tani ini memiliki struktur organisasi yang jelas dengan Ketua gapoktan Bapak Manaf Hadi Permana. Gapoktan Desa Tambakjati berfokus pada produksi benih berkualitas. Pada awal perjalanannya produk benih hasil panen dijual secara promosipromosi dengan menjemput bola atau menawar-nawarkan dan dengan konsinyasi barang ke penjual benih. Namun, seiring berjalannya waktu produk benih gapoktan Tambakjati semakin dikenal oleh pasar karena kualitasnya yang baik. Saat ini penjualan produk gapoktan sudah menembus skala nasional dan hampir ke seluruh pulau besar di Indonesia. Dari tahun ke tahun hasil produksi panen benih selalu meningkat, pada tahun 2015 produksi benih mencapai 2000 ton. Perusahaan benih ini terus menjaga kualitasnya agar menjadi market leader di Jawa Barat bahkan Indonesia. Adapun kendala yang menjadi perhatian yaitu kurangnya kesadaran SDM selaku penangkar benih yang masih memiliki pola pikir enggan untuk menambah modal investasi di sektor pertanian. Sehingga masih perlu sering dilakukan berbagai penyuluhan atau sosialiasi kepada mereka. Selain itu untuk hal administrasi, walaupun sistem pencatatannya sudah cukup baik dan teratur sehingga cukup memberikan informasi keuangan yang baik, tetapi masih dilakukan secara manual sehingga laporan yang dibuat akan lama dan kurang efektif. Jika gapoktan bisa menerapkan penggunaan IT untuk pencatatan keuangannya maka pelaporan keuangannya akan lebih cepat dan informasi yang dihasilkan dapat lebih baik, akurat, dan relevan. Selain itu juga masih perlu dilakukan pembimbingan untuk hal administrasi khususnya pelaporan keuangan seperti menerapkan Standar Akuntansi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) agar lebih tertib administrasi dan dapat lebih mudah menarik calon investor datau kreditor. Mahasiswa kkn mencoba membantu mengembangkan bisnis perusahaan benih ini dengan memberikan sebuah rekomendasi bisnis berupa suatu modul yang berisi hasil analisis kegiatan bisnis di Gapoktan sehingga diharapkan bisnis Gapoktan Desa Tambakjati dapat berkembang menjadi lebih maju yang pada akhirnya akan memberi manfaat untuk roda perekonomian Desa Tambakjati dan seluruh masyarakatnya.

2. Anyaman AyunanTraditional (hammock) 
Produk anyaman tradisional yang diproduksi di Dusun Sengon
Produk anyaman tradisional yang diproduksi di Dusun Sengon
Produk anyaman tradisional yang diproduksi di Dusun Sengon
Produk anyaman tradisional yang diproduksi di Dusun Sengon

Usaha anyaman ayunan traditional yang dirintis sejak tahun 2000 oleh pemiliknya yaitu Bapak Awim dapat dibilang cukup maju dari segi pasarnya. Ayunan traditional ini berhasil menembus pasar lokal di beberapa pulau-pulau di Indonesia seperti di beberapa kota di Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Dengan jangkauan pasar yang luas, usaha ayunan ini memiliki jumlah produksi yang cukup besar. Proses produksi ayunan ini dibuat secara traditional yaitu dianyam. Bapak Awim memberdayakan masyarakat sekitarnya seperti tetangga-tetangga sekitar untuk memproduksi ayunannya sehingga masyarakat sekitar khususnya yang dekat dengan tempat tinggal Bapak Awim menjadi memiliki penghasilan tambahan dari hasil produksi setiap ayunannya. Masyarakat sekitar pun merasa terbantu dan tertarik untuk terjun membantu produksi usaha ayunan ini karena pengerjaannya yang flexible dapat dikerjakan dimana saja dan dapat dikerjakan oleh kalangan apapun termasuk orang yang lanjut usia. Bapak Sukarma memberikan pelatihan tentang teknik menganyam ayunan kepada karyawannya sehingga di Dusun Sengon Desa Tambakjati ini terkenal khususnya di RT 21 hampir di setiap rumah dapat dijumpai pengrajin-pengrajin yang sedang memproduksi ayunan.

Staf Ayunantali.com
Staf Ayunantali.com
Packing to Ekspor
Produk ayunan ini memiliki segmentasi dari segi kualitas dan ukuran ayunan yang ditawarkannya dengan harga yang bermacam. Harga produk ayunan ini sendiri dapat bersaing di pasaran karena relative murah. Adapun kendala bisnis ini menurut pemiliknya adalah masalah permodalan, dimana jika saat terdapat order dalam skala besar, perusahaan belum mampu menutup modal untuk memproduksi ayunannya. Bisnis ini juga masih belum berbadan hukum seperti CV, sehingga masih sulit untuk dapat mendapatkan modal dari kreditor sehingga untuk permodalannya masih didapatkan dengan cara meminjam ke orang-orang dekat. Dalam hal pemasaran, walaupun pangsa pasarnya sudah luas, bisnis ini belum melakukan pemasaran dengan basis IT. Padahal dengan IT marketing akan membantu bisnis untuk dapat memasarkan produknya secara lebih luas lagi. Selain itu juga kendala terdapat di masalah shipping barang, dimana barang yang memiliki order diluar pulau seringkali terhambat akibat jasa pengantar barang cargo hanya mengantar sampai gudang mereka tidak sampai ke konsumen langsung.


Bisnis ini akan lebih efektif jika dapat melakukan kerjasama dengan travel agar barang bisa cepat sampai ke tangan konsumen. Bisnis ini juga belum memiliki merk, merk dapat menambah nilai dari suatu produk didukung dengan kualitas barang yang baik. Konsumen akan lebih mudah mengingat merk sehingga dapat meningkatkan daya beli konsumen. Dalam hal - hal Mahasiswa KKN mencoba membantu mengembangkan bisnis ayunan ini dengan memberikan sebuah rekomendasi bisnis berupa suatu modul yang berisi hasil analisis kegiatan bisnis ayunan ini sehingga diharapkan bisnis ini dapat berkembang menjadi lebih maju yang pada akhirnya akan memberi manfaat untuk roda perekonomian Desa Tambakjati dan masyarakat yang terlibat dalam bisnis ini.

3.Pindang Bisnis 
Pindang
Pindang ini merupakan bisnis pengolah ikan pindang satu-satunya di Desa Tambakjati. Usaha pembuatan pindang ini telah dilakukan secara turun temurun keluarga, namun pada tahun 1995 Bapak Inin selaku pemiliknya pertama kali masuk ke Desa Tambakjati dan memulai bisnis pindangnya. Pak inin selaku pemilik menjual pindang nya secara door-to-door.


 Adapun jenis ikan yang di buat pindang bermacam-macam seperti ikan kembung, ikan deles, ikan pari, ikan tongkol, ikan layung, dll. Selain dibuat olahan pindang, Pak inin juga membuat produk lain seperti kripik pindang crispy. Bisnis pindang ini saat ini telah mendapat perhatian dari Dinas Perikanan dan Kelautan.
Hal itu membuat usaha ini terbantu dengan adanya dorongan bantuan dari dinas untuk peralatan produksinya.

Related Posts:

0 Response to "Ekonomi"

Posting Komentar